Blog, Cara, Tips, Pendidikan, Gayo, Aceh Tengah, Mahasiswa, Komputer, Printer, Teknologi, Google

Tampilkan posting dengan label Inspirasi. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Inspirasi. Tampilkan semua posting

Worth1000, Situs Gambar Terbaik Dunia Kreasi Photoshop


Catatan Mahasiswa Gayo | Worth1000 sebagai sebuah situs yang sangat populer di dunia maya khususnya bagi penggemar dan master desain grafis serta photo editor. Worth1000 dapat memberikan ide cemerlang dalam berkreasi memanipulasi gambar atau objek fhoto menjadi sangat menakjubkan, dengan kualitas gambar yang high, imajinasi yang tinggi oleh para desainer. 

Beberapa sumber yang diperoleh serta beberapa tutorial yang ada pada worth1000 menggambarkan bahwa gambar-gambar tersebut dihasilkan dari aplikasi Photoshop. Gambar tersebut sangatlah variatif, mulai dari gambar yang diikutsertakan pada kontes gambar maupun tutorial tentang cara mengolah gambar tersebut.

Bagi pembaca yang lagi tergila-gila dengan aplikasi photoshop sangat rugi jika melewatkan situs yang satu ini, karena sangat memungkinkan untuk mendapatkan inspirasi, ide baru serta pengetahuan yang baru dalam dunia desain grafis dan photo editing.

Berikut beberapa hasil foto terbaik yang ada di worth1000 yang penulis ambil secara acak, karena hampir semua gambar / fhoto yang ada disitus tersebut tampak luar biasa. 

sumber disini
Sumber disini

Sumber disini










Itu hanya beberapa kreasi saja yang terdapat dalam situs worth1000 masih sangat banyak type, effect dan kreasi photoshop yang ada dalam situs ini. Untuk melihat lebih banyak gambar silahkan langsung saja masuk ke situs resminya. Catatan Mahasiswa Gayo hanya sebagai perantara informasi.

Demikian Postingan tentang worthh1000, Gambar terbaik Dunia Kreasi Photoshop semoga dapat menginspirasi dan membuka cakrawala pengetahuan baru bagi anda seorang desainer atau photo editor. 

hadhara rizka desain, Inspirasi

Kisah Insfiratif Andri Wongso | Pesan Ibu


Catatan Mahasiswa Gayo | Kisah inspirasi ternyata banyak sekali di sekitar kita, namun sering tak disadari, terkadang hal kecil dapat memberikan pelajaran yang amat berharga kepada kita, seperti kisah dibawah ini, sebuah kisah insfiratif dari andrie wongso. Selamat Membaca ..

Suatu hari, tampak seorang pemuda tergesa-gesa memasuki sebuah restoran karena kelaparan sejak pagi belum sarapan. Setelah memesan makanan, seorang anak penjaja kue menghampirinya, "Om, beli kue Om, masih hangat dan enak rasanya!"
"Tidak Dik, saya mau makan nasi saja," kata si pemuda menolak.

Sambil tersenyum si anak pun berlalu dan menunggu di luar restoran.
Melihat si pemuda telah selesai menyantap makanannya, si anak menghampiri lagi dan menyodorkan kuenya. Si pemuda sambil beranjak ke kasir hendak membayar makanan berkata, "Tidak Dik, saya sudah kenyang."


Sambil terus mengikuti si pemuda, si anak berkata, "Kuenya bisa dibuat oleh-oleh pulang, Om."
Dompet yang belum sempat dimasukkan ke kantong pun dibukanya kembali. Dikeluarkannya dua lembar ribuan dan ia mengangsurkan ke anak penjual kue. "Saya tidak mau kuenya. Uang ini anggap saja sedekah dari saya."

Dengan senang hati diterimanya uang itu. Lalu, dia bergegas ke luar restoran, dan memberikan uang pemberian tadi kepada pengemis yang berada di depan restoran.

Si pemuda memperhatikan dengan seksama. Dia merasa heran dan sedikit tersinggung. Ia langsung menegur, "Hai adik kecil, kenapa uangnya kamu berikan kepada orang lain? Kamu berjualan kan untuk mendapatkan uang. Kenapa setelah uang ada di tanganmu, malah kamu berikan ke si pengemis itu?"
"Om, saya mohon maaf. Jangan marah ya. Ibu saya mengajarkan kepada saya untuk mendapatkan uang dari usaha berjualan atas jerih payah sendiri, bukan dari mengemis. Kue-kue ini dibuat oleh ibu saya sendiri dan ibu pasti kecewa, marah, dan sedih, jika saya menerima uang dari Om bukan hasil dari menjual kue. Tadi Om bilang, uang sedekah, maka uangnya saya berikan kepada pengemis itu."

Si pemuda merasa takjub dan menganggukkan kepala tanda mengerti. "Baiklah, berapa banyak kue yang kamu bawa? Saya borong semua untuk oleh-oleh." Si anak pun segera menghitung dengan gembira. Sambil menyerahkan uang si pemuda berkata, "Terima kasih Dik, atas pelajaran hari ini. Sampaikan salam saya kepada ibumu."

Walaupun tidak mengerti tentang pelajaran apa yang dikatakan si pemuda, dengan gembira diterimanya uang itu sambil berucap, "Terima kasih, Om. Ibu saya pasti akan gembira sekali, hasil kerja kerasnya dihargai dan itu sangat berarti bagi kehidupan kami."

Ini sebuah ilustrasi tentang sikap perjuangan hidup yang POSITIF dan TERHORMAT. Walaupun mereka miskin harta, tetapi mereka kaya mental! Menyikapi kemiskinan bukan dengan mengemis dan minta belas kasihan dari orang lain. Tapi dengan bekerja keras, jujur, dan membanting tulang.

Jika setiap manusia mau melatih dan mengembangkan kekayaan mental di dalam menjalani kehidupan ini, lambat atau cepat kekayaan mental yang telah kita miliki itu akan mengkristal menjadi karakter, dan karakter itulah yang akan menjadi embrio dari kesuksesan sejati yang mampu kita ukir dengan gemilang.
repost catatan mahasiswa gayo

hadhara rizka Inspirasi

Agar Selalu Bahagia

Catatan Mahasiswa Gayo | Setiap orang ingin bahagia, bahagia adalah keadaan atau perasaan yang senang dan tentram. Berikut ada cerita yang menginspirasi agar kita dapat terus bahagia. 


Alkisah, Seorang pemuda mendatangi  'orang bijak'
Lalu Dia menyampaikan maksud dan tujuannya.

"Saya menempuh perjalanan jauh ini
untuk menemukan cara membuat diri sendiri
selalu merasa bahagia, sekaligus membuat orang lain selalu gembira.

Sambil tersenyum bijak, orang itu berkata...



"Anak muda, orang seusiamu punya keinginan begitu,
sungguh tidak biasa. Baiklah, aku akan memberimu empat kalimat. Perhatikan baik-baik ya..."

Pertama, anggap dirimu sendiri seperti orang lain!
apakah kamu mengerti kalimat pertama ini?
Coba pikir baik-baik dan beri aku pengertianmu tentang hal ini."

Si pemuda menjawab, "Jika bisa menganggap diri saya seperti orang lain,
maka saat saya menderita, sakit dan sebagainya, dengan sendirinya perasaan sakit itu akan jauh berkurang.

Begitu juga sebaliknya, jika saya mengalami kegembiraan yang luar biasa,
dengan menganggap diri sendiri seperti orang lain,
maka kegembiraan tidak akan membuatku lupa diri. Betulkah begitu?"

Dengan wajah senang, orang bijak itu mengangguk-anggukkan kepala
dan melanjutkan kata-katanya.

Kalimat kedua, anggap orang lain seperti dirimu sendiri!"

Pemuda itu berkata, " Dengan menganggap orang lain seperti diri kita,
maka saat orang lain sedang tidak beruntung, kita bisa berempati,
bahkan mengulurkan tangan untuk membantu.
Kita juga bisa menyadari akan kebutuhan dan keinginan orang lain.
Berjiwa besar serta penuh toleransi.

Dengan raut wajah makin cerah,
orang bijak itu kembali mengangguk-anggukkan kepala. Ia berkata,

Lanjut ke kalimat ketiga. Perhatikan kalimat ini baik-baik

anggap orang lain seperti mereka sendiri!"

Si anak muda kembali mengutarakan pendapatnya,

"Kalimat ketiga ini menunjukkan bahwa kita
harus menghargai privasi orang lain,
menjaga hak asasi manusia dengan sama dan sejajar.

Sehingga, kita tidak perlu saling
menyerang wilayah dan menyakiti orang lain.
Tidak saling mengganggu.

Setiap orang berhak menjadi dirinya sendiri.
Bila terjadi ketidakcocokan atau perbedaan pendapat,
masing-masing bisa saling menghargai."

Kata orang bijak itu,

"Bagus, bagus sekali!

Nah, kalimat keempat: anggap dirimu sebagai dirimu sendiri!

Aku telah menyelesaikan semua jawaban atas pertanyaanmu.
Kalimat yang terakhir memang sesuatu yang sepertinya tidak biasa.
Karena itu, renungkan baik-baik."

Pemuda itu tampak kebingungan. Katanya,

"Setelah memikirkan keempat kalimat tadi,
saya merasa ada ketidakcocokan, bahkan ada yang kontradiktif.
Bagaimana caranya saya bisa merangkum keempat kalimat tersebut menjadi satu?

Dan, perlu waktu berapa lama untuk mengerti semua kalimat itu
sehingga aku bisa selalu gembira dan sekaligus
bisa membuat orang lain juga gembira?"

Spontan, orang Bijak itu menjawab, "Mudah sekali.
Coba renungkan dan gunakan waktumu seumur hidup
untuk belajar dan mengalaminya sendiri."

Begitulah, si pemuda melanjutkan kehidupannya dan akhirnya meninggal.
Sepeninggalnya, orang-orang sering menyebut namanya dan membicarakannya.
Dia mendapat julukan sebagai:

"Orang bijak yang selalu gembira
dan senantiasa menularkan kegembiraannya
kepada setiap orang yang dikenal."

Sumber [disini]
Terima Kasih Sudah Membaca

hadhara rizka Inspirasi

Perlunya Memiliki Peta Kecerdasan Emosi - Motivasi


Catatan Mahasiswa Gayo - Kecerdasan emosi itu bukan semata kemampuan seseorang mengendalikan emosi pada tempat dan waktu tertentu. Dalam Kecerdasan Emosi seseorang dibekali semacam peta baku yang menjadi "rujukan" untuk respons terhadap spekuli, atau respons terhadap hubungan. Seorang anak yang sudah memiliki Peta Kecerdasan Emosi tidak akan berespons negatif ketika dihina. Sebab dalam dirinya sudah ada peta bahwa hanya orang yang rendah saja yang marah ketika direndahkan orang lain.

Seseorang yang sudah memiliki Peta Kecerdasan Emosi tidak akan berespons negatif ketika dikatakan bodoh oleh pihak lainnya. Sebab dalam Peta Emosi yang dimilikinya ada petunjuk bahwa hanya orang bodoh saja yang mengatakan orang lain bodoh. Kalau secara kolektif bangsa ini di isi oleh individu-individu yang bereaksi positif terhadap apapun yang terjadi dilingkungan kita, yakinlah kehidupan bernegara dan berbangsa ini akan lebih damai dan syahdu.

(Mario Teguh)

dari Watari Brewok, Cibinong - Bogor


Sumber : http://motivasi.us/_g.php?_g=_lhti_forum&Bid=850

URL untuk link ke notes ini :
http://www.facebook.com/note.php?note_id=281173365065
repost by catatan mahasiswa gayo
http://4referensiku.blogspot.com

hadhara rizka Inspirasi

Pintar & Jenius Atau Cerdas, Mana Yang Anda Mau..???

Catatan Mahasiswa Gayo - Sahabat Pembaca Sekalian, Pingin gak menjadi orang yang Pintar, Jenius Atau Cerdas? ketiga kata diatas mengacu kepada kemampuan lebih yang dimiliki oleh seseorang sebagai mahluk yang berakal. Sekilas ketiga kata tersebut memiliki makna yang sangat dekat bahkan hampir saja sama. Tapi Menurut Versi Catatan Mahasiswa Gayo ketiga hal tersebut berbeda lo. Nah, Sebelum Saya mengkaji ketiga hal tersebut sahabat memilih dulu ingin menjadi orang yang seperti apa ya..??

Baiklah, inilah perbedaan ketiga kata tersebut menurut versi Mahasiswa Gayo lo. ya sekali lagi menurut versi Mahasiswa Gayo ya, melihat ketiga hal ini dari kehidupan sehari-hari dilingkungan Mahasiswa Gayo.

Mau jadi orang seperti apa sobat..???
Pintar
Jenius Atau 
Cerdas

Oke lah jangan lagi bertele - tele gitu ya, tapi artikel ini hanyalah sekedar kajian yang terfikir di benak saya ketika ingin mengupdate Blog Jelek Kebanggaan saya Mahasiswa Love Gayo.

Perbedaan Kata Pintar, Jenius dan Cerdas menurut Mahasiswa Love Gayo adalah :
Pertama, Pintar. Menurut Mahasiswa Gayo diartikan sebagai seorang yang memiliki kecakapan yang lebih dalam bidangnya. Ingat orang pintar hanya dalam Bidangnya saja. contohnya : Sahabat pernah bilang si A tu pintar bener ya Matematika, Si B itu pinter bener ya Bahasa Inggris. Tapi kan hanya itu yang kita anggap pintar, belum tentu kan mereka itu kita anggap pintar di bidang lainya?Belum tentu bukan?
(hanya sekedar refleksi)

Kedua, Jenius. jenius menurut versi Mahasiswa Gayo dapat dairtikan orang yang memiliki kepintaran diatas rata - rata orang pintar, sebagai sample adalah Albert Einstein dan tokoh ilmuan lainya, orang genius memang pantas dainggap sebagai orang yang luar biasa, karena dengan kejeniusanya bisa bermanfaat bagi manusia bukan..?? Tapi tak bisa dipungkiri orang jenius juga hanya hebat di bidangnya saja bukan. sang Jenius Teknologi belum tentu dianggap jenius di Biologi. 

Ketiga, Cerdas, menurut Mahasiswa Gayo cerdas ini adalah orang yang berilmu yang mampu menyeimbangkan ilmunya, ya.. Menyeimbangkan ilmunya. orang yang dikatakan cerdas bisa mengatasi masalahnya dengan lebih terkontrol dan terarah. Mampu beradaptasi dengan segala medan dan karakter manusia, tau akan diri dan ingat akan sang pencipta, dan bisa bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. (menurut versi Mahasiswa Gayo Lo)

Orang jenius dan pintar belum tentu cerdas, bukan..?? tapi cerdas lebih dari jenius dan pintar..
Orang biasa, ya.. orang biasa bisa dikatakan cerdas jika dengan ilmunya ia mampu menyeimbangkan ilmunya, tau akan dirinya dan sang pencipta dan bermanfaat. benar gak..??
orang jenius belum tentu cerdas, dengan ilmunya yang hebat tanpa ada keseimbangan, hanya di konsumsi sendiri, muncul egoisme, merasa paling hebat.??? apakah anda suka akan hal itu..???

Sekedar refleksi bagi rekan - rekan Mahasiswa Umumnya Mahasiswa Indonesia dan Khususnya Mahasiswa Gayo, Takengon, Aceh Tengah ini. Muncul pertanyaan saya tentang kebiasaan dan aktivitas di Kampus.. Apakah tujuan kita di perkuliahan demi untuk memperoleh Ilmu dan Skill, Pekerjaan, Atau hanya membanggakan Indeks Prestasi saja..???
jawaban ada pada diri sendiri. APa yang harus kita banggakan dengan IP tinggi, Apakah dengan itu kita menjadi Sarjana yang cerdas, tidak sahabat. IP hanya Simbolis dari Pintar, Bukan Cerdas.

Sekarang sahabat ingin memilih yang mana..??
orang Jenius Belum tentu Cerdas....
orang cerdas, lebih dari orang jenius..

Demikian artikel yang masih terdapat banyak sekali kekurangan ini. sekali lagi INI HANYALAH MENURUT VERSI MAHASISWA LOVE GAYO, tidak ada referensi khusus untuk artikel ini, jadi jika terdapat kesalahan Mohon di Koreksi dengan Mengisi Kotak Komentar di Bawah ini ya..

Wassalam.
Sahabat,
Mahasiswa Gayo
funnyboyz.17@gmail.com


Di tunggu Komentarnya... Makasih

hadhara rizka Inspirasi

Copyright © 2012 CATATAN MAHASISWA GAYO | Design by Mas Sugeng dan Mas Zaid dan Blogger Design3 | Powered by Blogger |